Category: Punyaku

Beri Aku Judul

Beri Aku Judul

Pernah merasa jatuh cinta pada kisah didalam buku ? aneh ? iya memang aneh bagi kamu yang tak terbiasa tetapi aku pernah dan berkali-kali, rasanya tidak enak tidak seperti mencintaimu. Mencintai buku membuat khayalanku liar berbeda denganmu, mencintaimu aku jadi tobat karena setiap hari kerjaanku bertambah, yaitu membisikkan namamu pada sujud terakhirku. Meminjam namamu dalam …

+ Read More

Hujan dan Teduh

Hujan dan Teduh

Hujan dan Teduh Baru-baru ini aku rindu, bukan rindu padamu kok aku rindu dengan kisah hujan dan teduh, terakhir kali kubaca sepertinya lima tahun yang lalu atau lebih ? entahlah intinya aku rindu. Kenapa tiba-tiba bisa rindu ? tidak tau, sekarang aku sedang mencari jawabannya dengan menulis mungkin saja keriwuhan isi kepalaku bisa mereda sedikit. …

+ Read More

Red Thread of Destiny (2)

Red Thread of Destiny (2)

Bagian 2 “take it easy bro, lu merhatiin dia berasa kaya mau makan dia” ledek Dimas ketika dirinya berada di mobil bersama Nicko, sementara tersangka utama yang menjadi topik pembahasan hanya tersenyum tipis “dia beda dim, padahal dia dulunya model tapi gayanya engga terlalu mencolok” “I know, kalo dia gak beda gamungkin dia bisa bikin …

+ Read More

Red Thread of Destiny (1)

Red Thread of Destiny (1)

Bagian 1 Namaku Dena, aku perempuan satu-satunya yang bisa melihat mereka di rumah ini. Mereka bukan teman, mereka hanya penghuni lain dari rumah ini awalnya mengerikan tetapi sekarang sudah mulai terbiasa walaupun terkadang aku masih meringis ngeri melihat penampakan mereka yang suka datang tiba-tiba, aku dan abi adikku sudah mulai membiasakan diri dengan kehadiran mereka, …

+ Read More

Aku dan Jeda (2)

Aku dan Jeda (2)

  Bagian 2  “Aku dan Jeda” Radit tersenyum memandang tangannya, baru beberapa menit yang lalu ia memegang tangan perempuan itu tidak menyangka tadinya dia hanya berniat untuk menghindari ledekan teman-temannya tetapi dia justru hampir saja bertabrakan dengan Diandra. Diandra Amelia Putri Radit tersenyum karena sudah melafalkan nama lengkap Diandra, tidak sia-sia dia mengintip absen kelas …

+ Read More

Aku dan Jeda (1)

Aku dan Jeda (1)

Prolog “Kenapa harus jeda? Bukankah titik jauh lebih popular daripada jeda?” Tanya Radit sambil menatap gadis yang masih asik dengan buku ditangannya, sementara gadis yang mendengar pertanyaan Radit hanya tersenyum tipis dan Radit merasa bahwa betapa beruntungnya dia mendapati gadis yang pelit senyum ini tersenyum karena dirinya. “titik tidak berseru ataupun bertanya tapi dia mengakhiri, …

+ Read More

Gadis Pengejar Bulang (1)

Gadis Pengejar Bulang (1)

“aku suka sama kamu Adrian, semenjak dua tahun lalu” Keadaan seketika hening, bahkan suara jangkrik yang tadi berbunyi kini memilih diam seolah-olah mengerti bahwa dua anak manusia ini memerlukan keheningan dalam sebuah fakta yang baru terungkap. “maksud kamu apa ngomong kaya gini rey?kamu taukan kalo aku udah punya pacar” balas Adrian dengan suara yang teramat …

+ Read More

Hanya Kopi Tanpa Gula

Hanya Kopi Tanpa Gula

“Dia tidak pantas kau pikirkan lagi” Aku hanya terdiam,menatap garis lurus di lantai dan berharap kehidupanku hanya lurus tak berliku seperti garis lantai, tapi sayang angan hanya akan menjadi angan. “tidak lelah memikirkannya?” Tanya Drianna lagi. “tidakkah kamu lelah berkomentar terus?” tanyaku pada akhirnya bersuara, Drianna terpaku beberapa detik namun senyuman itu kembali menghiasi bibir …

+ Read More

www.000webhost.com